Fairy Tail Dragon Cry Review!

Nimezero | |


Fairy Tail Dragon Cry adalah film terakhir dari komik terkenal Fairy Tail yang baru saja mengakhiri serialnya dengan chapter 547 pada tanggal (26/07/2017) lalu.
Jika kamu tidak mengikuti serial komiknya dan langsung menonton filmnya di bioskop, mungkin akan ada beberapa adegan yang membuatmu kebingungan.
Hal ini dikarenakan film tersebut bersetting antara Arc Avatar dan Arc Kekaisaran Alvarez, yang belum dijadikan anime.
1.PLOT
Plot Dragon Cry sangat mirip dengan kebanyakan film shonen lainnya di mana karakter utamanya bertemu dengan seseorang, menemukan sebuah artefak yang menyimpan kekuatan besar atau terlibat dalam situasi tertentu.
Film Fairy Tail Dragon Cry ini tidak akan berpengaruh pada serial animenya karena bukan termasuk bagian dari alur cerita utama.
Dragon Cry juga berhasil menambahkan beberapa plot twist unik sebagai pengembangan dari film Fairy Tail sebelumnya, Phoenix Princess.
Tongkat Dragon Cry adalah sebuah senjata sihir super yang dicuri oleh sekelompok orang tak bertanggungjawab.
Tim Natsu ditugaskan untuk mendapatkan kembali tongkat sihir tersebut dan hal itu membuat mereka terlibat dalam hal tak terduga.
Melihat tim terkuat di Fairy Tail menjadi agen rahasia sangat menghibur para penggemar Fairy Tail.
Ditambah lagi beberapa franservice dari beberapa karakter dapat menambah keasyikan saat menonton.

Hasil akhir filmya juga mudah ditebak dan menggunakan kekuatan "pertemanan" khas Fairy Tail.
2.Animasi dan Grafis
A-1 pictures sebagai studio penggarap film ini berhasil melakukan tugasnya dengan baik.
palet warna dan desain lokasi baru dalam film ini sangat asyik untuk ditonton.


Goboaino

Adegan saat menatap langit malam penuh bintang sangatlah indah.
Background filmnya juga tidak kalah menarik untuk dikagumi
Sayangnya, animasi karakter Lucy dalam film ini dirasa kurang jika dibandingkan versi komik dan animenya.
3.Karakter
Karakter Fairy Tail dalam film ini sangat mirip dengan serial komiknya, bahkan Juvia dan Gray sekalipun.
Musuh-musuh yang dilawan tim Natsu juga hampir mirip dengan sebagian besar penjahat di serial komik Fairy Tail.
Penjahat utama dalam film ini hanya perlu mendapatkan sedikit pengembangan saja untuk mendapatkan label sempurna.
Namun, untuk saat ini penjahat utamanya sudah cukup menghibur.
Kepribadiannya yang menyebalkan akan membuatmu merasa puas saat melihatnya dihajar di adegan terakhir.
4.Soundtrack
Musik rock dalam film baru ini tidak mengecewakan.
Soundtracknya dimasukan dengan sempurna dalam setiap adegan film Fairy Tail Dragon Cry.
Apalagi lagu endingnya, dijamin bisa memanjakan telinga animelovers.
Saat ini sudah tersedia diseluruh bioskop Indonesia yang menayangkan film ini.
Jika tunggu apa lagi?, simak trailernya di bawah ini dan segeralah menonton film kesayangan ini dibioskop daerahmu......



Tags : ,

0 Comments for "Fairy Tail Dragon Cry Review!"